Pertama Disuntik Vaksin Covid-19, Gubernur NTB: Alhamdulillah, Saya Senang

Pertama Disuntik Vaksin Covid-19, Gubernur NTB: Alhamdulillah, Saya Senang

fc5969c4-da31-4d95-a0b7-014752da59ef
Kamis, 14 Januari 2021 09:01 WIB

MATARAM – Gubernur NTB Zulkieflimansyah menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19. Penyuntikan vaksin Sinovac tersebut berlangsung di Graha Bakti Praja, Kota Mataram, Kamis (14/1/2021).

Vaksinasi Covid-19 tersebut juga diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan juga dari perwakilan organisasi profesi.

“Alhamdulillah, senang rasanya bisa divaksin. Saya tidak merasakan apa-apa saat disuntik dan sehat,” kata Gubernur Zulkieflimansyah.

Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak takut dan khawatir terhadap keamanan dan kehalalan vaksin covid-19. Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak terprovokasi oleh isue negatif atau hoax tentang vaksin yang selama ini banyak beredar.

“Yakinlah bahwa pemerintah tidak mungkin akan mencelakakan masyarakatnya,” ujarnya.

Zulkieflimansyah menjelaskan, mutu dan kemanan vaksin covid 19 tidak perlu diragukan lagi karena sudah melalui tahapan fase uji klinis tahap 1, 2 dan 3. Terlebih BPOM sudah mengeluarkan ijin penggunaan darurat (emergency use authorization) dan juga dari MUI sudah mengeluarkan fatwa no.2 /2021 tahun terkait kehalalan dari vaksin covid 19.

Vaksinasi tahap I diberikan kepada para tenaga kesehatan dan petugas yang bekerja difasilitas kesehatan, karena mendapatkan resiko tertular virus covid-19 yang lebih besar. Tahap berikutnya akan diberikan kepada para petugas pelayanan publik, yaitu petugas yang berhadapan langsung dengan masyarakat seperti; TNI, Polri, petugas bandara, pelabuhan, stasiun, dll. Dilanjutkan dengan kelompok resiko tinggi lainnya, yaitu merupakan kelompok usia produktif dan berkontribusi pada sektor perekonomian termasuk pendidikan.

Gubernur menekankan, dengan vaksinasi tidak berarti protokol kesehatan diremehkan; masyarakat tetap harus melaksanakan 3 m (pakai masker, tetap mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak) serta petugas kesehatan tetap melaksanakan 3 t (testing, tracing dan treatment).

“Semoga dengan vaksinasi ini kita dapat terbebas dari pandemi covid 19 dan kita dukung vaksinasi covid 19. Ayo lindungi diri dan keluarga dari covid 19. Kesehatan pulih ekonomi bangkit,” ucapnya.

“Dimasa pandemi saat ini vaksin sangat berguna untuk melindungi diri dari covid-19 dan merupakan ikhtiar kita untuk menciptakan hard immunity/ kekebalan bersama. Vaksin ibarat payung yang melindungi kita dari hujan. Semakin banyak dari kita yang memakai payung, maka semakin banyaklah yang terlindungi,” imbuh Gubernur NTB Zulkieflimansyah.(*)