News  

147 Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Ikut Program Kampus Mengajar

Lombok Timur, ntbnews.com – Universitas Hamzanwadi melepas 147 mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) skema kampus mengajar, di Auditorium Siti Rauhun Zainuddin Abdul Madjid Kampus Universitas Hamzanwadi, Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari kebijakan yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kelas perkuliahan selama satu semester.

“Mahasiswa belajar dengan bermitra guru di sekolah dalam menyusun strategi akselerasi penguatan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di satuan pendidikan,” Wakil Rektor I Dr Abdullah Muzakkar, dalam keterangannya, Senin (20/2/2023).

Abdullah menegaskan, mahasiswa yang mengikuti Program Kampus Mengajar ini harus tetap menjaga nama baik almamater sekalipun dari program pemerintah, karena semua aktivitas mahasiswa di lokasi kegiatan akan dilihat dari kampus mana berasal.

“Kami harap para mahasiswa yang mengikuti Program Kampus Mengajar dapat membawa nama baik Universitas Hamzanwadi dan bisa berbaur dengan guru, murid serta masyarakat, sehingga meninggalkan kesan yang baik,” ucapnya.

Peserta Kampus Mengajar dapat banyak pembelajaran

Menurut Abdullah, selain mengenal kehidupan nyata di luar gedung kuliah, dengan mengikuti Kampus Mengajar para mahasiswa akan mendapatkan banyak pembelajaran yang merupakan bekal berharga untuk kehidupan masa depan.

Misalnya kemampuan leadership, komunikasi, problem solving, kemampuan berkolaborasi dan banyak lagi softskill lain yang tidak akan bisa didapatkan hanya dari ruang kuliah.

Dengan mengikuti program Kampus Mengajar ini mahasiswa Universitas Hamzanwadi juga diharapkan untuk berinovasi dalam pembelajaran penguatan literasi dan numerasi di sekolah penempatannya selama satu semester kedepan.

“Karena begitu banyaknya manfaat dari program ini kampus mengajar telah dan akan selalu menjadi flagship program MBKM,” ungkapnya.

“Selamat bertugas kepada mahasiswa Kampus Mengajar 5 Universitas Hamzanwadi. Jadilah problem solver yang baik dalam mencari solusi atas segala halangan dan rintangan dalam mencapai tujuan,” imbuh Abdullah Muzakkar.

Diketahui, pelaksanan pelepasan Program Kampus Mengajar ini serentak dilaksanakan di Indonesia pada Jumat, 17 Februari 2023 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makariem.

Dalam program Program Kampus Mengajar ini sebanyak 147 orang mahasiswa lulus dan 19 orang dosen pendamping lapangan dari Universitas Hamzanwadi yang akan ditempatkan di berbagai sekolah baik jenjang SD, SMP, dan SMA di Pulau Lombok.(Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *