Sandi Uno Ingin MRT Jakarta Kembangkan Wisata Berbasis Transportasi dan Teknologi

Sandi Uno Ingin MRT Jakarta Kembangkan Wisata Berbasis Transportasi dan Teknologi

fc5969c4-da31-4d95-a0b7-014752da59ef
Kamis, 21 Januari 2021 22:01 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. (Biro Adpim NTB)

Jakarta, NTBNews.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan ada banyak strategi yang bisa dilakukan untuk mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Salah satunya berkolaborasi dengan PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dalam mengembangkan pariwisata berbasis transportasi dan wisata teknologi.

“MRT itu sebetulnya berpotensi untuk menjadi destinasi wisata teknologi dan wisata yang berkaitan dengan kemajuan,” kata Sandiaga dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menyebutkan banyak masyarakat di wilayah nusantara ini yang hanya bermimpi untuk naik transportasi dengan teknologi terkini seperti MRT.

“MRT ini bisa kita pasarkan, sebagai salah satu destinasi wisata,” ucap Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menyebutkan dalam membangkitkan dan mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut, beberapa stasiun dapat dijadikan sebagai ruang pertunjukan bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor Parekraf.

“Kami juga ingin melibatkan UMKM, membantu mengembangkan usaha mereka apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Pastinya ini akan membantu mereka dalam mempertahankan lapangan kerjanya,” jelas Sandi.

Sandiaga mendorong MRT untuk kolaborasi dengan Bank Indonesia dan Kemenparekraf sehingga di beberapa stasiun bisa dibuatkan spot coffe culture.

“Misalnya spot coffe culture kan udah mulai terbentuk di Haji Nawi. Nanti dibikinin perencanaan perjalanannya supaya penggemar-penggemar kopi seluruh indonesia bisa naik MRT terus berhenti di Haji Nawi. Untuk pemberdayaan UMKM kalau bisa dibanyakin jangan hanya tiga stasiun. Buat mereka kan mimpi yang menjadi kenyataan masuk di stasiun-stasiun ini,” tukas Sandi.[]