Banjir di Bima Tak Kunjung Surut, Warga Butuh Makanan dan Obat-Obatan

Akses jalan di Desa Rabakodo terhambat akibat banjir sejak Jumat (2/4/2021). (Ntb News/Arif Sofyandi)
Pagar sekolah di Rabakodo ambruk akibat banjir. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Rumah warga, kendaraan, dan pusat perbelanjaan terendam banjir. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Warga berusaha menyelamatkan diri dari terjangan banjir. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Banjir mengakibatkan akses jalan terhambat. Pengendara pun mendorong motor mereka. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Sebuah rumah megah di Rabakodo terendam banjir sejak Jumat kemarin. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Warga mengungsi ke tempat yang lebih aman sejak Jumat malam. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Akses jalan terhambat akibat banjir. Kendaraan pengendara pun mogok di tengah terjangan banjir. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Remaja dan para pemuda Rabakodo sedang menunggu bantuan makanan dan obat-obatan dari pemerintah. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Desa Rabakodo Jumardani mengaku warganya sangat membutuhkan makanan dan obat-obatan. Karena itu, ia akan segera meminta bantuan dari pemerintah daerah. (Ntb News/Arif Sofyandi)
Sabtu, 3 April 2021 08:04 WIB

Komentar

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments