Wagub NTB Diduga Tertular Covid-19 dari Pembantu yang Bekerja di Pendopo

Wagub NTB Diduga Tertular Covid-19 dari Pembantu yang Bekerja di Pendopo

Senin, 15 Maret 2021 11:03 WIB
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah. (Pikiran Rakyat)

Mataram, Ntbnews.com – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah mengaku ia dan keluarganya saat ini dalam kondisi baik. Dia meminta masyarakat mendoakan semua anggota keluarganya lekas sembuh setelah dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“Kasus saya positif Covid-19 ini jangan disembunyikan, tapi justru didoakan dan dijadikan momen edukasi kepada masyarakat,” ujarnya melalui pesan singkat yang diteruskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Lalu Hamzi Fikri, di Kota Mataram, Minggu (14/3/2021).

Dia mengaku positif dalam kondisi status orang tanpa gejala (OTG). Setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 dua kali, justru ia merasa jauh lebih kuat dan tidak bergejala.

“Bersyukur cepat diketahui, sehingga bisa mengisolasi diri untuk menghindari penularan lebih lanjut,” kata Ketua Satgas Covid-19 Pemerintah Provinsi NTB ini.

Menurut Rohmi, pihaknya menduga virus tersebut masuk setelah salah seorang pembantu rumah tangga yang sehari-hari bekerja di pendopo, tempatnya tinggal bersama keluarga, pulang kampung dan sekembalinya membawa Covid-19.

“Kena dari bibik yang kerja di pendopo. Saat pulang kampung, rupanya tidak taat prokes. Kembalinya membawa virus. Yang bersangkutan positif sehingga kami sekeluarga screening, walaupun kami sekeluarga tanpa gejala,” ungkap dia.

Meski demikian, Rohmi memohon doa seluruh masyarakat NTB agar ia dan keluarganya segera sembuh dari Covid-19.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap taat terhadap protokol kesehatan Covid-19, sehingga tidak tidak menjadi penyebab tertular bagi orang lain.

“Mari taat prokes agar tidak menjadi sebab mudarat untuk orang lain,” katanya.

Terpisah, suami Wagub NTB H Khairul Rizal membenarkan bahwa ia dan keluarganya positif terpapar Covid-19.

“Alhamdulillah walaupun positif, kondisi baik, tidak bergejala. Mungkin pengaruh vaksin Covid-19 sudah bekerja,” ujar anggota DPRD Provinsi NTB ini.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Lalu Hamzi Fikri membenarkan bahwa Rohmi positif Covid-19.

Wagub NTB, kata Hamzi, tak sendirian terpapar. Suaminya, Khairul berserta tujuh orang lainnya yang tinggal di pendopo juga dinyatakan positif Covid-19.

“Bu Wagub dan keluarga dalam keadaan baik saat ini dan statusnya Orang Tanpa Gejala (OTG). Saat ini menjalani isolasi mandiri dan pengawasan dari tim dokter RSUD Provinsi NTB,” katanya.

Diketahui, sebelum terpapar Covid-19, Wagub NTB sudah dua kali menerima vaksin Sinovac. Pertama, Ketua Satgas Covid-19 Pemerintah Provinsi NTB itu menerima vaksinasi pada 14 Januari. Kemudian vaksinasi kedua pada 28 Januari 2021.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Covid-19 Pemerintah Provinsi NTB, sampai saat ini jumlah kasus Covid-19 di wilayah itu sudah mencapai 9.945 orang, sembuh 8.568 orang dan meninggal dunia mencapai 413 orang. (ant/lb)