Daerah  

Usai Terpilih Anggota DPRD 2024-2029 Kab. Dompu: Ini Pesan Andi Gunamawan

Foto: Ketua Umum PC IMM Kabupaten Dompu

DOMPU-NTBNEWS.COM- Tak terasa beberapa bulan lalu kami telah menjalankan amanah kami sebagai warga negara, kami telah melakukan pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tingkat Kabupaten Sampai Pusat Serta memilih Presiden dan Wakil Presiden Secara Demokrasi. Tepatnya pada tanggal 14 februari 2024.

Setelah ditetapkan 30 anggota Dewan Terpilih Se-Kabupaten Dompu, maka tinggal menunggu beberapa bulan lagi untuk dikukuhkan atau dilantik menjadi anggota DPRD secara resmi.

“Namun dalam 30 orang terpilih itu tidak semuanya wajah baru, ada sebagiannya adalah muka lawas yang telah familiar di kursi DPRD Kabupaten Dompu sebelumnya. Dari sekian ratusan orang yang nyaleg dan ingin mendapatkan kehormatan sebagai anggota Dewan. Anda adalah orang yang beruntung. Sekarang saatnya kita tunggu, apa yang anda-anda perbuatan nantinya dengan jabatan baru tersebut” Ujarnya

Berbagai macam latar belakang dari setiap anggota Dewan terpilih akan dipertemukan dalam satu rumah untuk merembuk dan membicarakan nasip rakyat dan bangsa.

“Dengan berbagai macam cara yang ditempuh kemarin untuk menjadi anggota dewan, memperebutkan kursi yang menjadi incaran banyak politisi. Meski kami tau bagaimana cara anggota dewan dalam mendapatkan kursi Dewan, tentu tidak kontributif bila kita mengungkapkan kembali proses dan dinamika tersebut. Kita lupakan saja proses itu dan kita anggap semuanya telah kita lewatin. Kita berfokus saja pada apa yang kemudian ingin dilakukan oleh DPRD baru ini, lima tahun mendatang. Kita ingin melihat bagaimana cara mereka berjuang untuk memperjuangkan dan memperbaiki masa depan masyarakat dan daerah kita kabupaten Dompu” Terangnya

Walaupun kami bisa memprediksikan berapa banyak modal politik yang sudah dikeluarkan oleh para caleg ditengah mahalnya kos politik.

“Kami berharap modal tersebut tidak anda cari gantinya dengan cara-cara yang tidak benar. Kami tidak ingin wakil rakyat yang kami pilih harus berurusan dengan pihak penegak hukum karena memilih cara yang ilegal dalam mengembalikan modal politik yang telah di keluarkan. Sudah banyak politisi di bangsa ini yang terpaksa harus berpindah rumah dan kantornya ke dalam penjara. Jangan sampai pengalaman seperti itu tidak dijadikan sebagai contoh dan malah terjerumus dan jatuh pada lubang yang sama”

Dibalik krisisnya kepercayaan masyarakat dan publik terhadap anggota dewan yang sebelum-sebelumnya maka kita tidak ingin anggota dewan yang baru- baru serta dindominasinoleh yang muda-muda ini, yang tentunya memiliki pandangan yang masih terarah dan konstruktif, serta masih semangat dalam melaksanakan segala aktivitasnya.

Itu harapan yang kami titipkan untuk anggota dewan kami yang baru saja terpilih februari kemarin, semoga tetap diberi kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah baru, Fastabiqul Khairat (berlomba-lombalah dalam kebaikan). Tutupnya. (*mk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *