Mataram Masuki Gelombang Kedua Pandemi, Sudah 105 Orang Meninggal Dunia karena Covid-19

Mataram Masuki Gelombang Kedua Pandemi, Sudah 105 Orang Meninggal Dunia karena Covid-19

banner-single
Senin, 1 Februari 2021 17:02 WIB
Tenaga kesehatan tengah memeriksa seorang warga di salah satu pasar di Kota Mataram. (CNN Indonesia)

Mataram, Ntbnews.com – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan peningkatan kasus positif baru Covid-19 di Mataram merupakan paparan gelombang kedua di masa pandemi Covid-19.

“Kondisi ini terjadi karena pandemi berjalan sudah lama sehingga masyarakat menjadi abai dan jenuh melakukan disiplin protokol kesehatan. Akibatnya Covid-19 kembali menghajar kita,” kata kata Anggota Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa, Senin (1/2/2021).

Pernyataan itu disampaikannya saat menanggapi jumlah penambahan kasus positif baru Covid-19 di Mataram pada Minggu (31/1/2021), sebanyak 16 orang dan satu meninggal dunia karena komorbid, dan empat pasien dinyatakan sembuh.

“Dengan tambahan kasus tersebut, maka total kasus Covid-19 di Kota Mataram menjadi 1.811, masih dalam perawatan 325 orang, sembuh 1.381 orang, dan 105 meninggal dunia,” katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi Gugus Covid-19 peningkatan periode Januari 2021 sudah diprediksi dan diharapkan kasus Covid-19 bisa kembali melandai di bulan Februari dan Maret.

Terkait dengan itu, Satgas Covid-19 kini mulai kembali melakukan upaya pencegahan dengan kembali pada norma dasar pencegahan Covid-19 yang saat ini terkesan sudah kendor melalui program Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL).

Selain itu, Satgas terus meningkatkan sosialisasi upaya pencegahan Covid-19 melalui gerakan 5M: menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

“Harapan kita, masyarakat bisa kooperatif dukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini serta meningkatkan imunitas,” katanya. (ar/ln)