Kasus Covid-19 di Kota Mataram Capai 1.786 Orang

Kasus Covid-19 di Kota Mataram Capai 1.786 Orang

banner-single
Sabtu, 30 Januari 2021 07:01 WIB
Para pengendara melintas di salah satu jalan protokol di Kota Mataram. (Pemprov NTB)

Mataram, Ntbnews.com – Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, jumlah penambahan kasus positif baru Covid-19 di Mataram pada Jumat (29/1/2021) pukul 12.00 Wita, sebanyak 24 orang dan 6 orang terkonfirmasi sembuh.

“Dengan tambahan kasus tersebut, maka total kasus Covid-19 di Kota Mataram menjadi 1.786, masih dalam perawatan 319 orang, sembuh 1.363 orang, dan 104 meninggal dunia,” kata Anggota Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Swandiasa.

Swandiasa yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, menjelaskan, tercatat sebanyak 10 kasus suspek yang masih isolasi dan 102 kontak erat masih dalam karantina.

Menurutnya, tambahan pasien Covid-19 yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir ini merupakan klaster perkantoran, pelaku perjalanan keluar daerah, dan berkembang menjadi klaster keluarga.

Karena itu, lanjut Swandiasa, peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir ini bisa berpotensi meningkatkan status Mataram sebagai zona merah penyebaran Covid-19.

“Tapi kita harapkan kondisi ini bisa segera melandai pada titik koordinat. Fase ini memang sudah diprediksi Satgas Covid-19,” katanya.

Karena itu, Satgas Covid-19 Kota Mataram terus meningkatkan sosialisasi upaya pencegahan Covid-19 melalui gerakan 5M: menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Selain itu, gerakan Penanganan Covid-19 Berbasis Lingkungan (PCBL) pada 325 lingkungan se-Kota Mataram, juga harus kembali digencarkan agar kasus Covid-19 bisa segera melandai.

“Harapan kita, masyarakat bisa kooperatif dukung pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini serta meningkatkan imunitas,” katanya. (ar/ln)