Infrastruktur Jalan di Tente Rusak Parah, Gubernur Diminta Segera Bertindak

Infrastruktur Jalan di Tente Rusak Parah, Gubernur Diminta Segera Bertindak

Rabu, 19 Mei 2021 15:05 WIB
Tokoh pemuda dan intelektual Kecamatan Woha, Indra Darmawansyah. (Istimewa)

Bima, Ntbnews.com – Wilayah Desa Tente, Kecamatan Woha, disebut-sebut sebagai episentrum Kabupaten Bima bagian tengah, lantaran geliat ekonomi cukup masif di wilayah tersebut.

Namun predikat tersebut seolah berbanding terbalik dengan kondisi infrastrukturnya. Pasalnya, kondisi jalan di kompleks pertokoan begitu rusak parah.

Aksi blokade jalan yang dilakukan beberapa warga belum lama ini seolah memberi pesan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bahwa masyarakat Bima menginginkan pemerataan keadilan dan kesejahteraan.

Kali ini, kritikan terhadap program NTB Gemilang datang dari tokoh pemuda dan intelektual Kecamatan Woha, Indra Darmawansyah. Ia menyampaikan, kerusakan jalan di Desa Tente sudah sangat lama dan membahayakan para pengguna jalan.

“Gubernur NTB harus segara melakukan perbaikan jalan di Desa Tente. Karena sudah banyak terjadi insiden tabrakan kendaraan,” ungkap Indra kepada Ntbnews.com, Rabu (19/5/2021).

Indra berpendapat, Bupati Bima juga harus segera melakukan koordinasi dengan Pemprov NTB terkait kondisi jalan tersebut.

“Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dapil terkait juga harus menyuarakan dan mendesak kepada Gubernur NTB agar segera melakukan pekerjaan,” ucapnya.

Kemacetan merupakan pemandangan yang sering dijumpai ketika welewati jalan tersebut. Selain itu, kondisi jalan yang berlubang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan para pengguna jalan. Untuk itu, dia mendesak Pemprov untuk segera melakukan perbaikan jalan.

“Jangan hanya bicara dan menjajikan saja. Harus segara dilakukan pekerjaan. Kalau tidak, pihak kami akan melakukan gerakan besar-besaran dan pemblokadean jalan,” ujarnya.

“Kami akan bertindak cepat. Karena ini bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Tetapi kepentingan keumatan,” tegas Indra. (*)

Penulis: Arif Sofyandi

Editor: Ikbal Hidayat