Ironis! Masih Mengenakan Seragam Sekolah, Sekelompok Siswa di Kabupaten Bima Merokok

Ironis! Masih Mengenakan Seragam Sekolah, Sekelompok Siswa di Kabupaten Bima Merokok

Rabu, 24 Maret 2021 22:03 WIB

Bima, Ntbnews.com – Sejumlah siswa yang masih mengenakan pakaian seragam sekolah di Kabupaten Bima terlihat sedang asyik merokok pada Rabu (24/3/2021).

Berdasarkan pantauan media ini, mereka membeli rokok di sebuah warung di dekat salah satu swalayan terkenal di Kecamatan Woha. Para pelajar itu masih duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal itu terlihat dari pakaian yang mereka kenakan.

Merujuk keterangan dari salah satu siswa tersebut, mereka sudah lama mengisap rokok. “Sejak saya duduk di kelas 7 SMP,” katanya saat dihampiri awak media ini.

Kata dia, merokok diawalinya dengan cara mencoba-coba. Kemudian berubah menjadi kebiasaan. Lalu ia ketagihan.

“Kalau tidak merokoh, kepala saya pusing. Kedang terus meludah juga sih,” jelasnya.

Saban hari, sekelompok siswa itu bisa menghabiskan sebungkus rokok. Mereka kerap mengisapnya di luar lingkungan sekolah.

Sejatinya, pihak sekolah telah membuat larangan agar para siswa tak merokok. Bahkan terdapat hukuman yang akan dikenakan kepada pelajar yang tertangkap mengisap rokok. Namun mereka mengakalinya dengan cara merokok di luar lingkungan sekolah.

Mengisap rokoh bukanlah hal tabu bagi anak-anak di Kabupaten Bima. Di lingkungan bermain, rumah, bahkan di sekolah mereka menyaksikan orang-orang yang lebih tua dari mereka merokok.

Korban Rokok

Berdasarkan data World Health Organization (WHO), terdapat 225.700 orang Indonesia yang meninggal dunia per tahun karena merokok atau penyakit lain yang berkaitan dengan tembakau.

Dari data tersebut, terdapat 40,6 persen pelajar di Indonesia (usia 13-15 tahun), dua dari tiga orang anak laki-laki, dan hampir satu dari lima orang anak perempuan sudah pernah menggunakan produk tembakau.

Selain itu, 19,2 persen pelajar saat ini merokok. Dari jumlah tersebut, 60,6 persen bahkan tidak dicegah ketika membeli rokok karena usia mereka, dan dua pertiga dari mereka dapat membeli rokok secara eceran.

Diketahui, dalam sebatang rokok terdapat beberapa zat yang apabila terus-menerus dikonsumsi akan mengakibatkan kematian.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam Alodokter, setidaknya terdapat sembilan kandungan senyawa di dalam rokok yang sifatnya merusak tubuh, di antaranya karbon monoksida, nikotin, tar, hidrogen sianida, benzene, formaldehida, arsenik, kadmium, dan ammonia. (*)

Penulis: Nur Hasanah

Editor: Ahmad Yasin