Pedagang Keluhkan Harga Bawang Merah Anjlok, Pemda NTB Diminta Turun Tangan

Pedagang Keluhkan Harga Bawang Merah Anjlok, Pemda NTB Diminta Turun Tangan

Senin, 7 Juni 2021 19:06 WIB
Seorang pedagang sedang menjual bawang merah di Pasar Mandalika Mataram, Senin (7/6/2021). (Rizki Ananda/Ntb News)

Mataram, Ntbnews.com – Dalam sebulan terakhir harga bawang merah turun drastis. Hal ini membuat sejumlah pedagang di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengeluh. Pasalnya, anjloknya harga komoditas tersebut membuat mereka kesulitan memasarkannya.

Berdasarkan pantauan media ini, penurunan harga bawang merah terjadi di Pasar Mandalika, Mataram. Saat ini, bawang dijual Rp 19 ribu per kilogram (kg).

Sebelumnya, bawang merah dipasarkan Rp 30 ribu per kg. Kemudian turun secara beruntun, dari Rp 30 ribu per kg, Rp 22 ribu, hingga saat ini Rp 19 per kg.

Penurunan harga bawang ini sangat dirasakan pedagang bawang eceran, Nurwan Ayu Putri. Menurut dia, harga bawang merah terus-menerus mengalami penurunan sejak sebulan lalu.

Nur mengungkapkan, penurunan harga bawang merah karena saat memasuki musim kemarau tahun ini, hampir seluruh wilayah di NTB tengah melakukan panen raya bawang merah.

“Bawang merah murah karena panen raya yang berbarengan saat ini. Dan kondisi itu membuat stok bawang merah melimpah di pasaran,” ungkap Nur saat dikonfirmasi di Pasar Mandalika Mataram, Senin (7/6/2021).

Ia berharap Pemerintah Daerah (Pemda) mengambil langkah untuk menstabilkan harga bawang merah di pasar. Sebab pedagang eceran seperti mereka sangat kesulitan memasarkannya.

“Kami mengharapkan ada langkah yang diambil Pemda. (Harapannya ada upaya) untuk menstabilkan harga bawang,” harap Nur. (*)

Penulis: Rizki Ananda

Editor: Ufqil Mubin