Suhada, Guru yang Jadi Nakhoda Forhati Kota Bima

Suhada, Guru yang Jadi Nakhoda Forhati Kota Bima

Rabu, 2 Juni 2021 08:06 WIB
Penyerahan berkas Musda oleh presidium sidang Ida Royani (kanan) kepada Presidium Forhati Kota Bima terpilih Suhada (kiri). (Istimewa)

Bima, Ntbnews.com – Guru SMAN 3 Kota Bima, Suhada, terpilih sebagai Presidium Forum Alumni Kohati (Forhati) Kota Bima yang pertama.

Hal ini berdasarkan rekomendasi Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Bima VIII dan Kota Bima II yang diselenggarakan di PLTU Kota Bima pada 28 Mei 2021.

Ia berharap Forhati Kota Bima akan dijadikan sebagai wadah untuk menghimpun para alumni Kohati yang tersebar di Kota Bima. Selain itu, Forhati diharapkan menjadi wadah untuk membangun kegiatan yang bertujuan untuk kemajuan daerah.

“Harapan besarnya Forhati itu sebagai pemersatu. Kemudian diharapkan semua alumni bisa terhimpun dengan baik,” jelasnya, Selasa (1/6/2021).

Suhada mengatakan, Forhati hadir dengan spirit berbeda dengan organisasi perempuan yang terlebih dahulu berdiri di Kota Bima. Pasalnya, organisasi tersebut fokus pada pergerakan untuk pemberdayaan perempuan dan anak.

“Kita sepakat sama-sama berjuang untuk memajukan daerah kita, terutama pada pemberdayaan perempuan maupun anak Kota Bima,” ujarnya.

Alumni HMI Cabang Kupang ini mengaku akan bersama-sama dengan pengurus untuk memformulasikan program terbaik yang benar-benar menyentuh problem perempuan. Ia akan berusaha bersinergi dengan organisasi perempuan di Kota Bima.

Program prioritas di masa kepengurusan Forhati Kota Bima periode 2021-2026 yakni mendukung program pemerintah daerah di bidang perempuan dan anak.

Selain itu, ia juga akan bersinergi dengan pemerintah dan organisasi perempuan dalam meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat Kota Bima.

“Kota Bima seharusnya indah dan rapi. Tapi ada banyak sampah di mana-mana. Jadi, kita bisa melakukan bakti sosial,” jelasnya.

Suhada mengatakan, Forhati Kota Bima juga akan berperan aktif dalam bidang ekonomi. Salah satu langkahnya, alumni Kohati yang berprofesi sebagai pengusaha akan dijadikan model untuk melahirkan wirausaha baru di Kota Tepian Air.

“Jadi, secara umum kita berupaya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Kita dukung program mereka,” tutupnya. (*)

Penulis: Nur Hasanah

Editor: Ufqil Mubin