DPD IMM NTB akan Adakan Dialog, Gali Problem Ekonomi di Tengah Pandemi

DPD IMM NTB akan Adakan Dialog, Gali Problem Ekonomi di Tengah Pandemi

Rabu, 1 September 2021 22:09 WIB

Mataram, ntbnews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mengadakan dialog dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-76 tahun dengan tema Masa Depan Ekonomi NTB di Tengah Pandemi pada Sabtu (4/9/2021) pukul 16.00 Wita.

Diskusi tersebut akan diadakan di Fenomena Kopi atau Buja Sera, Kota Mataram, dengan menghadirkan Kapolda NTB Muhammad Iqbal, Kukuh Rahardjo (Direktur Bank NTB Syariah), Samsul Hadi (Direktur GNE), dan Rico Rinaldy (Kepala OJK NTB).

Ketua Umum DPD IMM NTB, Miftahul Khair mengatakan, diskusi tersebut akan menggali beragam usaha dan program dari perbankan, pengusaha, dan OJK dalam menanggulangi dampak negatif pandemi Covid-19.

“Harapannya dari bank bisa menjelaskan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat dan bagaimana penyalurannya supaya bisa membantu masyarakat di tengah pandemi,” katanya pada Rabu (1/9/2021) malam.

Dia menyebutkan, saat Covid-19 melanda NTB, banyak orang menggadaikan sertifikat tanah, rumah, atau kendaraan mereka untuk mendapatkan modal usaha.

“Apakah tidak ada bantuan dari pemerintah yang disalurkan lewat bank terkait permodalan usaha mereka. Ini juga yang akan kita gali dalam diskusi nanti,” jelasnya.

Selain itu, Khair menjelaskan, diskusi tersebut diharapkan ada penjelasan detail dari pihak bank dan OJK terkait transaksi antar bank yang memakan biaya Rp 6.500.

“Ini kan nilainya memang kecil sekali transaksi, tapi kalau terus-terusan, bisa memberatkan para nasabah juga, apalagi selama pandemi ini,” sebutnya.

Khair mengatakan, OJK juga diharapkan dapat menjelaskan pengawasan terhadap aktivitas perbankan dalam menyalurkan bantuan-bantuan dari pemerintah yang disalurkan melalui sejumlah bank yang ditunjuk pemerintah.

Sementara itu, Direktur Utama GNE diharapkan dapat mengurai programnya untuk UMKM serta kerja sama dalam mendukung dan mengembangkan UMKM di NTB selama pandemi Covid-19.

“Kami harap ada penjelasan bagaimana dukungan GNE ini untuk UMKM di NTB, supaya UMKM tak hanya bertahan saat pandemi, tapi juga bisa berkembang,” pungkas Khair. (ln)