RSUD AMP Punya Program Sobat Parikesit

Paparan program Sobat Parikesit oleh Martina Yulianti.(Sumber : Istimewa)

KUTAIKARTANEGARA- Manajemen RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang mencetuskan program inovasi baru, yang diberi nama Sistem Pengantaran Obat(Sobat) Parikesit. Program tersebut bertujuan, memberikan kemudahan kepada masyarakat.

“Awal dibuatnya program Sobat, karena jumlah antrian yang menunggu obat di apotik RS lumayan banyak dan membludak,” sebut Dirut RSUD AM Parekesit, Martina Yulianti.

Bagi pasien rawan jalan, yang tidak ingin mengantri di apotik untuk menerima obat, bisa memamfaatkan jasa layanan Sobat Parikesit. Program ini sebagai, komitmen layanan kepada pasien rawan jalan.

“Sudah banyak yang memamfaatkan, jasa layanan Sobat Parikesit,” ucapnya.

Awal dijalankan program ini, hanya dua orang staf farmasi yang terlibat, sekarang sudah tujuh orang yang terlibat aktif, yang menjalankan program ini sangat profesional, karena dari divisi farmasi RSUD.

Sebelum adanya program Sobat, penumpukan pasien yang menunggu didepo obat lumayan banyak, sehari terjadi antrian antara 300-400 pasien.

“Sobat mampu mengurangi 20 persen penumpukan antrian dalam sehari,” ucapnya.

Bagi penerima layanan antar obat, harus mengeluarkan biaya jasa antar yang lumayan murah, untuk zona Tenggarong dibebani Rp 15 Ribu per sekali antar, sedangkan luar Tenggarong Rp 20 Ribu. Program ini akan terus dievaluasi, dan memetakan wilayah mana yang akan dijangkau selain juga pembiayaannya.

Biaya jasa langsung dibayar dikasir RS. Dari tarif yang ditetapkan, akan diberikan kepada pengantar obat dengan pembagian yang disepakati. Karena untuk mengantar obat, staf memakai motor pribadi yang diperhatikan juga bensin dan perawatannya.

“Selama ini, tidak ada komplain dari masyarakat, yang memakai jasa layanan Sobat Parikesit,” pungkasnya.(ADV04/Red01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *